Ruang Bicara

Hai, Sayang

Aku tau kamu sedang tidak baik-baik saja sekarang, tapi itu hal yang wajar. Tidak apa-apa kalau kamu merasa tidak baik-baik saja. Jangan melulu menyalahkan dirimu atas semua yang mungkin kamu harap bisa ada dalam kendalimu. Tidak, Sayang, kamu harus sadar kalau tidak semua beban harus kamu pikul terus-menerus. Tidak semua yang ada di dunia ini akan terus berada dalam kendali. Semesta sedang mengujimu, mungkin ingin terus melihatmu dengan gigihmu itu.

Sayang, aku hanya ingin menyampaikan beberapa hal, kalimat-kalimat tertahan yang selama ini tidak pernah kita ungkapkan. Sibukku dan sibukmu membuat kita kurang meluangkan untuk saling menumpahkan perasaan. Istirahatlah dari semua yang membuatmu lelah itu, semua yang membuat tidurmu menjadi larut, yang menyita pikiranmu. Mari kita bicara, di ruang yang selalu kita rindukan keberadaannya.

Di sini aku ingin memaparkan apa-apa saja yang aku suka dari kamu. Mau kan membacanya?

Aku suka kamu yang sederhana, kamu gak aneh-aneh, kamu selalu menerimaku, semuanya dari aku yang sederhana ini. Terima kasih ya

Aku suka kamu yang keras kepala, aku suka kamu memiliki tujuan hidup yang jelas. Kamu tidak takut bermimpi, dari kamu aku belajar, kalau segala sesuatu yang selalu kita anggap tidak mungkin, akan sangat menjadi mungkin apabila kita mengusahaknnya setiap waktu.

Aku suka kamu yang tidak mudah menyerah. Kamu selalu mencari celah kemungkinan di antara ketidakmungkinan yang selalu aku takutkan. Aku suka kamu selalu menenangkan, menghapus rasa takutku, mengubahnya menjadi sesuatu yang berbalik berani. Terima kasih telah membuatku menjadi berani bermimpi.

Aku suka kamu yang dingin. Kamu tidak pernah marah, apa-apa yang menyebalkan dari aku selalu kamu tanggapi dengan tenang.

Aku suka kamu yang dewasa, kamu bisa menempatkan diri di setiap situasi. Menjadi pendengar yang baik yang pernah aku miliki di dunia ini, menjadi teman bicara yang selalu terasa hangat di setiap diskusi.

Sayang, aku harap kamu menyadarinya, kamu adalah seseorang yang terbaik yang pernah Semesta beri untukku. Seseorang yang setiap harinya selalu aku syukuri kehadirannya, selalu membuatku merasa beruntung.

Kamu hebat sekali, Sayang. Kamu telah berhasil melewati banyak kesulitan tanpa banyak mengeluh. Kamu selalu bisa menguatkan diri karena kamu tidak ingin aku khawatir kan? Aku akan selalu ada di sini, menjadi teman yang selalu bisa kamu andalkan, jangan sungkan, jangan ragu, aku ingin sedikit meringankan bebanmu, seperti yang selalu kamu lakukan padaku.

Jangan sedih lagi, ya? Ada aku, bagaimana pun kita, aku akan selalu berada di sampingmu, menjadi orang pertama yang semoga selalu bisa melegakan kepenatanmu, menjadi telinga yang tidak pernah lelah mendengarkanmu. Aku ingin menjadi bahu yang selalu ada setiap kamu lelah.

Sayang, jangan pikul bebanmu sendirian. Aku ingin menjadi bagianmu, ingin membersamaimu, dalam senangmu, apalagi sulitmu. Aku ingin menjadi yang pertama yang selalu bisa kamu andalkan untuk bercerita, entah sedih atau bahagia. Aku ingin selalu ada, seperti kamu yang selalu bisa aku andalkan.

Terima kasih, Sayang, telah bertahan sampai sejauh ini. Duduklah dengan tenang, ceritakan apa-apa yang ingin kamu ceritakan. Kamu terbaik dalam versimu sendiri. Tetap menjadi kamu yang seperti ini, ya? Menjadi ruang bicaraku.


Komentar

Postingan Populer