Mike Posner
Mike Posner – Review Album 31 Minutes to Takeoff
Author: MD
Author: MD
Album 31 Minutes to Takeoff merupakan debut album Mike Posner bersama 'major label', J Records, yang merupakan anak perusahaan Sony Music. Pada dasarnya, lagu-lagu musik dalam album ini merupakan campuran dari berbagai genre seperti hip hop, dance-pop, electro-pop serta R&B. Namun begitu, Posner memainkan semua jenis musik tersebut dengan penggunaan 'synthesizer' serta memasukkan sound-sound dari era 80 dan 90an sehingga tampak lain dan tidak membosankan, sekaligus bernostalgia dengan musik pada masa-masa itu.
Track pembuka pada album Mike Posner ini berjudul sama dengan albumnya, '31 Minutes to Takeoff'. Dengan intro berupa keyboard, vokal yang sedikit mellow dan lagu yang mengarah ke 'ballad', Posner memang sejak awal mengindikasikan bahwa album ini berbeda dengan album hip hop yang lain. Namun lagu berdurasi sekitar 53 detik ini terasa kurang greget karena waktunya yang singkat serta pemotongan yang tiba-tiba di ujung lagu. Selanjutnya nuansa 'new wave' yang booming di era 80an sangat terasa pada track ke-2 yang berjudul 'Please Don't Go'. Dikombinasikan dengan beat-beat 'dance song' dan sound efek yang biasa MDers temui pada video game, pasti akan membuat badan MDers bergoyang ringan.
Lagu selanjutnya dari Mike Posner yang berjudul 'Bow Chicka Wow' masih mengalunkan beat-beat yang ringan dan easy listening. Ditambah penggunaan gitar listrik yang menonjol di sepanjang lagu, menjadikan lagu ini manis dan catchy. Kemudian MDers akan merasakan tempo sedikit meningkat pada track yang berjudul 'Cooler Than Me'. Lagu ini bercerita tentang seorang wanita yang menganggap dirinya paling keren dan ingin dilihat oleh semua orang. Uniknya, lagu ini merupakan sebuah sindiran dan terinspirasi dari seorang mahasiswi di kampus Posner yang sangat percaya diri namun sebetulnya tidak layak mendapat perhatian.
Selanjutnya nuansa tahun 90an sangat terasa pada lagu berjudul 'De Javu' karena menggabungkan lagu pop 'mid-tempo beat' dengan R&B acapella di beberapa bagian. Tak tanggung-tanggung, Mike Posner menggandeng raja R&B di jamannya, Boyz II Men, untuk mengisi suara di lagu ini. Track berikutnya yang berjudul 'Do You Wanna?' merupakan lagu beraliran R&B yang digabung bersama hip hop 'old school' dengan penggunaan terompet yang khas. Lagu ini juga bertambah unik dengan dimasukkannya sound gitar berirama blues di beberapa bagian.
Secara keseluruhan, album Mike Posner berjudul 31 Minutes to Takeoff ini layak dijadikan koleksi bagi MDers pecinta musik. Meskipun belum terlalu dikenal, namun Posner menawarkan sesuatu yang baru bagi MDers yang bosan dengan musik-musik yang beredar di pasaran saat ini. Keberaniannya menggabungkan musik pop, hip hop, R&B dan dance song dengan musik rock bahkan blues memang menjadi nilai tambah baginya, karena ternyata penggabungan tersebut menjadikan lagu-lagunya kaya akan kreasi serta tidak akan membuat MDers cepat bosan
MD's Best Track
Salah satu lagu yang layak MDers dengarkan di album 31 Minutes to Takeoff milik Mike Posner ini adalah track ke-8 yang berjudul 'Gone in September'. Dengan intro berupa suara gitar dan vokal yang disusul oleh ketukan drums, akan mengingatkan MDers pada jaman keemasan lagu-lagu rock balada dari Red Hot Chili Peppers atau Green Day di era 90an. Pada lagu ini juga tidak terasa unsur hip hop dan R&B seperti lagu-lagu lain. Bahkan jika MDers dengarkan lebih seksama, ketukan drums pada lagu ini sangat kuat dan kental nuansa musik rock-nya.
Tak heran, karena pada lagu ini Mike Posner menggandeng Travis Barker untuk mengisi suara drums. MDers pasti telah mengenal Travis sebagai drummer beberapa band beraliran 'emo-punk' seperti Blink 182, Box Car Racer, Angels & Airwaves, +44, The Transplants, Expensive Taste dan The Aquabats yang memiliki gebukan drums kuat serta tempo dan variasi ketukan yang sedikit nyeleneh
I LOVE MIKE POSNER HAHAHA!!!





Komentar
Posting Komentar