Selamat Ulang Tahun

Kepada pria yang kini genap berusia 20 tahun.

Bagaimana rasanya sekarang sudah berkepala dua? Semoga angka tidak menjadikanmu merasa tua, ya. Mungkin kita belum bisa mendapat waktu untuk sua. Tak ada acara tiup lilin berdua. Dan hal yang menyedihkan lainnya.

Untuk kali pertama, aku menulis untuk pria yang telah memilih untuk tinggal lebih lama, tertawa dan berbagi kesedihan bersama. Kau tahu siapa?

-----------------------------------

Jadi, bagaimana kabarmu di sana? Sudah begitu lama sejak kali terakhir kita bertegur sapa. Namun rasanya masih sama, sepertinya. Mungkin kau marah, atau terlalu lelah.

Hidup itu lucu, kau tahu? Seperti takdir yang mempertemukan dua titik di garis yang sama dengan cara konyol. Kita tidak bisa meminta dengan cara seperti apa kita dipertemukan. Bagiku, takdir itu seperti kejutan. Menyenangkan bukan?

Jangan tertawa ketika kau mengingat kembali bagaimana kita bisa mengenal. Takdir tidak pernah bercanda, ini cara uniknya saja. Aku harap kau tidak pernah menyesal, ya.

Kau adalah orang yang membuatku banyak belajar. Aku tidak mungkin menyebutkannya satu persatu, yang aku tahu, setiap inchi dirimu begitu mustahil untuk tidak dikagumi.

Aku memang belum bisa hadir di sana, kau boleh bilang aku payah untuk usahaku yang tak seberapa. Ini hanya sebuah tulisan, bukan sesuatu yang indah memang. Mungkin akan kau baca namun berakhir pada lupa dan tak dikenang. Tak apa, aku sudah biasa.

Untuk kau yang kini diam.

Selamat bertambah tua. Hidup hanyalah 365 hari yang diulang setiap tahunnya, ini bukan soal angka, tapi bagaimana kita menyikapinya. Tapi syukurlah, kau sudah cukup dewasa.

Pertambahan angka ini semoga senantiasa membimbingmu dalam kebaikan. Aku yakin, kau bisa dengan bijak melakukan banyak hal di sisa umurmu. Anggap saja ini bonus dari Allah, gunakan semaksimal mungkin, ya.

Mengenalmu sama rasanya seperti melihat malaikat yang tiba-tiba muncul di depan pintu rumah, kau tahu? Memang terdengar konyol, tapi sungguh. Aku salut dengan orang tuamu yang menurutku telah berhasil mendidik dan menjadikanmu sebagai kau yang sekarang. Jangan lupa berterima kasih kepada mereka, ya.

Kau ini pekerja keras dan fokus dalam satu hal. Aku salut, tapi beristirahatlah kalau kau lelah, jangan paksa tubuhmu untuk mengerjakan setumpuk pekerjaan, ia hanya tubuh yang bisa melemah kapan saja, bukan mesin yang bisa kautuntut untuk bisa melaksanakan semuanya.

Kau ini boros sekali, aku sampai pusing sendiri. Setiap bulan, bahkan pernah setiap minggu, kau membelikanku banyak hadiah. Banyak sekali, sampai paper bagnya memenuhi kamarku. Semoga kau bisa mendengarku kali ini, kau ini memang sering mengeyel ya. Jangan boros, ya. Kau bisa menyimpan uangmu dengan tidak membelikanku banyak hal. Bukan karena aku tidak berterima kasih. Sampai saat ini, rasanya bermilyar ucap terima kasih pun belum sepadan dengan apa yang kau lakukan untukku. Terima kasih banyak, ya. Mulai sekarang, kau bisa menabung lebih banyak, kita tidak pernah tahu apa yang terjadi di masa depan, persiapkan dari sekarang.

Aku suka dengan hal yang satu ini. Kau begitu religius, atau memang aku yang belum sedekat itu dengan-Nya, ya? Kesibukanmu sehari-hari tidak menjadikanmu melupakan Pencipta. Hebat. Bahkan kau sering memberitahuku tentang agama, banyak sekali. Yang akan selalu aku ingat adalah, "Dek, jangan lupa baca al-kahf nya, ya." di setiap hari Jumat. Terima kasih, ya. Kau tahu? Sedikit demi sedikit kau telah mengubah cara pandangku pada banyak hal.

Banyak sekali hal tentangmu yang sudah begitu melekat tapi tidak mungkin untuk aku jabarkan di sini satu persatu, nanti semua pembaca blogku menyukaimu, lagi. HAHAHA. Jangan, ya.

Selamat ulang tahun, Kak Danar!

Komentar

  1. Hallo Assalamu'alaikum....

    This was the best gift I ever had.....no one can describe me detailly about me like you do.. (and my mother) Hope you always fine there...because Allah always be with you.. I'm sorry I can't be there for now, but I always pray for your best. And insyaAllah Allah will always listen it. BTW, THANK YOU SO MUCH.....I'M VERY LOVE THIS POST. and you know? I was speechless when I was checked your blog...

    Trima kasih banyak dek Yenni....
    Maaf spam komentarnya.......
    BTW keren bgt ada fotonya sgala...can*** bener...:D hijabnya jg bersinar soalnya wehe (seriously, no gombal)

    skali lg....
    cah kangkung mo ngucapin trimakasih yg sedalam2nya.....
    thank u for being my special one.......
    wassalamualaikum...
    jaga kesehatannya, semangat kuliahnya, nurut ortu, yg paling penting slalu bertakwa sm Allah...aamiin........:)

    <3

    BalasHapus

Posting Komentar

Postingan Populer